PRP Treatment, Perawatan “Vampir” Biar Kulit Mulus

Berhubung ane termasuk dalam golongan “Vampir”, jadi suka banget bahas segala sesuatu yang berhubungan dengan vampir, yaitu darah. Jangan salah paham, ane bukan vampir beneran tapi “vampir”. Seseorang yang kerjaannya mengambil sampel darah dan memeriksanya.

Sebelum melanjutkan, Agan dan Sista bisa subscribe dulu biar nggak ketinggalan tulisan ane yang lain.

Apa sih sebenarnya PRP itu? Kenapa ane menyebut dengan perawatan “vampir”. Seperti yang sudah ente tebak, perawatan ini berhubungan dengan darah. Ih, ngeri dong? Pasti ada yang mikir gitu kan? Jangan takut, meski pun berhubungan dengan darah tapi yang digunakan adalah darah milik pasien sendiri.

Bukan rahasia kalau banyak wanita yang melakukan berbagai perawatan untuk mendapatkan kulit cantik yang kencang dan awet muda. Mereka rela mengeluarkan banyak uang untuk membeli skincare dan mengunjungi klinik kecantikan. Beberapa klinik kecantikan sudah menyediakan treatment PRP ini.

PRP, Platelet Rich Plasma atau Plasma Kaya Trombosit ini melalui 3 tahap.
1. Darah pasien akan diambil sebanyak 20-60 ml.
3. Kemudian dipisahkan komponennya menggunakan centrifuge untuk mendapatkan trombosit.
2. Trombosit akan diaplikasikan dengan cara disuntikkan ke bagian yang membutuhkan perawatan.

Trombosit yang digunakan dalam treatment ini memiliki konsentrasi yang lebih banyak dari pada konsentrasi umumnya, sekitar 5-10 kali lipat. Karena memang hanya diambil trombositnya saja, kalau darah utuh masih banyak komponennya.

Seperti yang kita ketahui, trombosit berperan penting dalam proses pembekuan darah dan membantu pertumbuhan sel-sel baru. PRP ini umumnya digunakan untuk peremajaan kulit, menyembuhkan bekas luka, menghilangkan bekas jerawat, menghilangkan stretchmark, dan menstimulasi pertumbuhan rambut.

Perawatan ini tergolong lebih aman dibandingkan dengan perawatan yang memakai bahan sintetis. Kecil kemungkinan terjadi ketidak cocokan atau penolakan dari tubuh karena yang digunakan adalah bahan alami dari dirinya sendiri.

Persiapan yang perlu dilakukan sebelum melakukan PRP adalah konsultasi dulu dengan dokter kulit. Wajib pakai banget ya, jangan sampai dilewati. Jaga kesehatan diri dengan asupan yang bergizi. Ada kondisi dimana PRP ini tidak bisa dilakukan, yaitu pada pasien dengan trombosit rendah, pasien dengan kelainan darah, dan pasien yang minum obat pengencer darah. Sebelum dilakukan PRP, pasien akan dicek darahnya terlebih dahulu untuk memastikan bisa dilakukan treatment ini.

Apa sista tertarik untuk melakukan perawatan “vampir”?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *